PERJUANGAN MENJADI SEORANG PENGUSAHA MUDA


PERJUANGAN MENJADI SEORANG PENGUSAHA MUDA

Dosen Pembimbing
Dr. Agus Purwoko, S.Hut, M.Si

Disusun oleh:
Nafisah Mawaddah
171201192
HUT 2 C








 












PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2018




 

KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kepada Allah Swt yang telah memberikan rahmat dan karunia–Nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan paper yang berjudul “Kiat-kiat Kunci Sukses ala Bob Sadino” ini tepat pada waktunya. Paper ini disusun sebagai salah satu syarat untuk dapat memenuhi komponen penilaian Mata Kuliah Kewirausahaan yang dilaksanakan pada Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara.
Penulis mengucapkan terimakasih kepada dosen pengajar yaitu
Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si yang telah membimbing sehingga Paper ini dapat selesai. Juga kepada seluruh phak yang telah memberikan pengetahuan kepada penulis. Penyelesaian Paper ini dengan memperoleh informasi dari berbagai pihak dan sumber dari buku, asisten serta teman – teman.
Akhir kata penulis ucapkan terimakasih kepada pihak – pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan Paper ini. Dengan penuh kesadaran mengenai segala kekurangan penulis siap menerima saran dan kritik demi perbaikan laporan ini. Semoga laporan ini bermanfaat bagi pembaca maupun pihak lain.


                                                                        Medan,   Juli 2018


      Penulis
                                    





DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR .................................................................................... ..... i
DAFTAR ISI .................................................................................................... .... ii
BAB I PENDAHULUAN
        1.1  Latar Belakang..................................................................................... .... 1
        1.2  Rumusan Masalah................................................................................ .... 2
        1.3  Tujuan
................................................................................................. .... 2

BAB II ISI
        2.1 Kisah Hidup Hamzah Izzulhaq ............................................................ .... 3
        2.2
Prestasi atau Keberhasilan Hamzah Izzulhaq....................................... .... 5
2.3 Kiat-Kiat Sukses Hamzah Izzulhaq …................................................. .... 5
2.4 Tantangan yang dihadapi Hamzah Izzulhaq ......................................... .... 6

BAB III KESIMPULAN
        Kesimpulan ................................................................................................ .... 8
       

DAFTAR PUSTAKA



 
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.  Latar Belakang
Dalam kehidupan sehari-hari, masih banyak orang menafsirkan dan memandang bahwa kewirausahaan identik dengan apa yang dimiliki dan dilakukan oleh usahawan atau wiraswasta. Pandangan tersebut kurang tepat karena jiwa dan sikap kewirausahaan tidak hanya dimiliki oleh usahawan, namun juga oleh setiap orang yang berpikir kreatif dan bertindak inovatif, misalnya petani, karyawan, pegawai pemerintah, guru, mahasiswa, pimpinan proyek, dan lain sebagainya. Memang pada awalnya kewirausahaan dijumpai dalam dunia bisnis, akan tetapi akhir-akhir ini berkembang dalam berbagai aspek kehidupan yang ada pada zaman sekarang (Saada, 2016).
Kewirausahaan merupakan kemampuan kreatif dan inovatif, jeli melihat peluang dan selalu terbuka untuk setiap masukan dan perubahan yang positif yang mampu membawa bisnis terus bertumbuh. Bisnis sebaiknya memiliki nilai dan bermanfaat dimana hal ini bisa dilakukan melalui penerapan konsep kewirausahaan sosial. Berbagai kalangan mulai memperbincangkan konsep kewirausahaan sosial sebagai solusi inovatif dalam menyelesaikan permasalah sosial. Tujuan kewirausahaan sosial adalah terwujudnya perubahan sosial ke arah yang lebih baik atau positif dan memecahkan masalah sosial untuk kepentingan masyarakat (Saragih, 2017).
Di Indonesia kata wiraswasta sering diartikan sebagai orang-orang yang tidak bekerja pada sektor pemerintah yaitu; para pedagang, pengusaha, dan orang-orang yang bekerja diperusahaan swasta, sedangkan wirausahawan adalah orang-orang yang mempunyai usaha sendiri. Wirausahawan adalah orang yang berani membuka kegiatan produktif yang mandiri. Hisrich, Peters, dan Sheperd (2008:h 10) mendifinisikan: “Kewirausahaan adalah proses penciptaan sesuatu yang baru pada nilai menggunakan waktu dan upaya yang diperlukan, menanggung risiko keuangan, fisik, serta risiko sosial yang mengiringi, menerima imbalan moneter yang dihasilkan, sertra kepuasan dan kebebasan pribadi”. Kewirausahaan dapat didefinisikan sebagai berikut: Wirausaha usaha merupakan pengambilan risiko untuk menjalankan usaha sendiri dengan memanfaatkan peluang-peluang untuk menciptakan usaha baru atau dengan pendekatan yang inovatif sehingga usaha yang dikelola berkembang menjadi besar dan mandiri (Yusuf, 2006).
Kewirausahaan mengalami perkembangan yang cukup pesat di berbagai negara. Kewirausahaan tidak hanya berperan dalam meningkatkan output dan pendapatan per kapita, namun melibatkan pengenalan atau penerapan perubahan dalam struktur bisnis maupun masyarakat. Kewirausahaan memang sangat banyak digeluti oleh sebagian besar masyarakat karena hal ini merupakan salah satu andalan masyakarakat Indonesia, karena sebagian besar masyakarat Indonesia memilih membuka usahanya sendiri (Slamet, 2014).
Peran kewirausahaan telah teruji dengan adanya krisis ekonomi yang melanda bangsa Indonesia. Kewirausahaan yang berbasis pada ekonomi rakyat ternyata mampu bertahan dalam situasi yang sulit. Untuk itu Perguruan Tinggi sebagai lembaga yang menjadi salah satu panutan masyarakat dapat mendorong budaya berwirausaha. Perguruan Tinggi diharapkan juga mampu menciptakan wirausahawan-wirausahawan yang handal, sehingga mampu mendorong niat masyarakat khususnya mahasiswa untuk berwirausaha (Tjahjono dan Ardi 2008).

1.2.Rumusan Masalah
1. Bagaimana kisah hidup Hamzah Izzulhaq?
2. Apa saja prestasi atau keberhasilannya selama menjalankan usahanya?
3. Apa saja kiat-kiat suksesnya dalam menjalankan usahanya?
4. Apa saja tantangan yang dihadapinya dalam mengembangkan usaha?

1.3. Tujuan
1.     Untuk mengetahui kisah hidup Hamzah Izzulhaq.
2.     Untuk mengetahui apa saja prestasi atau keberhasilannya selama menjalankan usahanya.
3.     Untuk mengetahui apa saja kiat-kiat suksesnya dalam menjalankan usahanya.
4.     Untuk mengetahui apa saja tantangan yang dihadapinya dalam mengembangkan usaha.
BAB II
ISI
2.1. Kisah Hidup Hamzah Izzulhaq
Hamzah adalah panggilan akrab seorang enterperneur dengan nama lengkap Hamzah Izzulhaq. Pemuda kelahiran Jakarta, 26 April 1993 ini adalah direktur utama PT Hamasa Indonesia. Bisnis ini dibangun Hamzah ketika dia masih berusia 19 tahun. Hamzah adalah salah satu contoh enterperneur muda yang sukses dengan usaha membangun Franchase atau dalam bahasa indonesia disebut dengan Waralaba, yaitu sebuah metode dalam sistem distribusi barang atau jasa, dia juga sebagai Direktur di CV Hamasa yang bergerak dalam bidang kerajinan sofa bed. Hamzah terlahir dari keluarga menengah sederhana. Sang ayah berprofesi sebagai dosen sementara ibunda adalah guru SMP. Secara ekonomi Hamzah tak kekurangan, dia senantiasa menerima uang saku dari orangtuanya, namun karena terdorong oleh rasa ingin mandiri dan memiliki uang saku yang lebih banyak, maka Hamzah rela menghabiskan waktu senggangnya di masa SMP untuk mencari penghasilan bersama dengan teman-temannya yang secara ekonomi masuk dalam kategori kurang mampu.
Pada masa SD (Sekolah Dasar), dia sudah mulai belajar bisnis sejak masih duduk di bangku kelas 5 SD dengan menjual beberapa macam permainan seperti kelereng, petasan, dan berbagai macam permainan yang  sangat digemari anak-anak, tidak hanya itu, dia juga pernah menjual koran, layanan ojek payung saat hujan dan mengamen besama teman-temannya. Dia senang bergaul dengan teman-temannya dari kalangan tidak mampu atau menengah kebawah, sebab mereka tidak gengsi atau malu-malu untuk diajak ngamen atau jualan koran. Dia dan teman-temannya melakukan hal itu secara diam-diam tanpa sepengetahuan orang tuanya, sehingga keterampilannya dalam mencari duit  berlanjut sampai ke jenjang SMP selanjutnya.
Pada masa SMP (Sekolah Menengah Pertama), dia senang bermain di warnet sehingga uang saku yang diberikan orang tuanya kurang sehingga dari situ dia mulai mencari duit sendiri. Hobinya dalam bermain game online ternyata membuahkan nilai rupiah juga, pasalnya dia sering meraih level paling tinggi dalam suatu permainan game, kemudian ketika dia sudah meraih level game tertinggi, maka dia jual akunnya kepada rekan atau lawan permainannya secara online, dari hobi tersebut dia pernah menjual level atau untuk satu akun gamenya senilai Rp 1,2 juta.
Pada masa SMA (Sekolah Menengah Atas), mulai beranjak dewasa pada usia 18 tahun atau pada waktu masih di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Hamzah sudah mulai merintis untuk berbisnis secara serius dalam bidang penjualan pulsa dan buku sekolah setiap pergantian semester dengan cara melobi kepada pamannya yang kebetulan bekerja di sebuah toko buku besar di jakarta untuk menjadi distributor dengan diskon sebesar 30% per buku. Buku itu kemudian dia jual ke teman-teman dan kakak kelasnya, setrategi yang dia lakukan adalah dengan memberikan diskon kepada mereka 10%, sehingga dari usahanya tersebut Hamzah mendapatkan keuntungan 20% dari setiap buku yang berhasil dia jual dan jika di kalkulasi pendapatannya selama 1 semester adalah Rp950.000,- sebagai seorang pelajar SMA menurut Hamzah ini sungguh luar biasa.
Setelah Hamzah merasa cukup mempunyai modal dari hasil usahanya di sekolah maka dia mencoba melakukan terobosan konter pulsa tetapi sayangnya dalam 3 bulan gulung tikar karena beberapa faktor seperti rekannya yang kerap gunakan pulsa namun tak bayar, dan masih ditambah lagi dia sering merasakan bahwa pulsanya sering habis dikonsumsi sendiri, sehingga saat itu dia merasa down, tapi pada akhirnya dia kembali bangkit setelah membaca buku-buku bisnis dan motivasi pengembangan diri seorang entrepreneur.
Dari sisa tabungannya Hamzah  menggunakannya untuk jualan pulsa lagi dan membeli alat pembuat pin pada waktu kelas 2 SMA, tapi masih saja dia mengalami kerugian dari usahanya tersebut, dikarenakan dia tidak menguasai teknik dalam pembuatan pin, sehingga produksinya banyak yang gagal dan ayahnya marah besar. Hamzah tidak putus asa  dan kembali lagi merenungi kesalahannya dan membaca  biografi pengusaha-pengusaha besar tak lama kemudian ia berjualan snack-snck roti dan meraup keuntungan 5 jutaan dan setelah itu ia ketemu dengan mitra bisnis yang menjual Franchise Bimbel seharga 175 juta tetapi hamzah tidak punya uang sebesar itu kemudian di harus pinjam ayahnya yang sebagai dosen teapi ayahnya meminjami uang 70 juta yang semestinya untuk dibelikan mobil. Hamzah melobi untuk membayar 75 juta dulu sisanya yang 100 juta untuk dicicil.
Dari situlah usahanya berkembang dengan pesat sehingga Hamzah mempunyai 3 lisensi bimbel. Dia memperoleh omset sebesar Rp360 juta / 6 bulan dari 200 jumlah siswa yang ada dengan keuntungan sekitar Rp180 juta / 6 bulan. Setelah sukses mengelola bisnis tersebut, Hamzah lalu mengembangkan bisnisnya dengan melirik usaha sofabed, hingga sekarang, bisnis Hamzah telah resmi berbadan hukum dengan nama CV Hamasa Indonesia.  Dia resmi menjadi direktur muda di perusahan kerajinan sofa setelah lulus SMA 2011 omsetnya sekarang mencapai mencapai Rp100 juta per bulan.

2.2. Prestasi atau Keberhasilan Hamzah Izzulhaq
·      Entrepreneur Muda Terbaik versi Ciputra Entrepreneurship pada tahun 2011.
·      Lima besar Nasional Pertandingan Ekonomi Bidang Usaha UI tahun 2011.
·      Menjadi Finalis Nasional Entrepreneur Muda Mandiri pada tahun 2012 versi INDOSAT.
·      Owner Franchise Bimbel.
·      Owner Picanto SofaBed.
·      Pembicara Muda Nasional, selengkapnya ada disini.
·      CEO Hamasa Indonesia Corp.

2.3. Kiat-Kiat Sukses Hamzah Izzulhaq
Pertama, memperbaiki hubungan dan kualitas komunitas atau lingkungan kita. Lingkungan sangat berpengaruh besar dalam membentuk karakter dan perkembangan jiwa kita. Misalnya, ketika kita melontarkan hasrat untuk terjun ke dunia bisnis, maka tidak menutup kemungkinan banyak yang akan bilang “ah, ngapain sih bisnis? nanti aja” “sok tua loh! nikmati hidup aja dulu!”. Nah, jika kita berteman dengan orang-orang yang berpikiran pesimis seperti, ada kemungkinan kita tidak akan maju. Untuk itu pilihlah lingkungan dan komunitas pergaulan yang tepat. Karena lingkungan sangat berpengaruh besar dalam membentuk karakter dan perkembangan jiwa kita.
Kedua, bagi Anda yang ingin memulai bisnis, janganlah memulai dari nol! Maksudnya, kalau istilah tangga, ada tangga 1 sampai 5, maka kita mulailah di tangga yang ke 4 atau ke 5. Misalnya, kita bisa meneruskan suatu usaha yang sudah dirintis oleh orang lain.
Ketiga, Jangan NATO (No Action Talk Only). Ketika kita sudah punya banyak teori, langkah selanjutnya yang paling penting kita lakukan adalah ACTION, bertindak. Lakukan bisnis kita mulai sekarang, tidak ada kata menunda, nanti saja, atau kalau saya sudah besar!
Keempat, perbaiki hubungan kualitas kita dengan orang tua dan Tuhan. Hubungan dengan orang tua harus tetap terjaga dengan baik dengan selalu meminta pendapat dan nasehat tentang berbagai hal. Jangan mentang-mentang sudah sukses, lalu kita lepas dari orang tua kita. Apalagi dengan Tuhan, berdoa dan mohon petunjuk-Nya merupakan hal esensial lainnya yang harus kita jalankan.
Kelima, ingat kepada orang lain. Selalu tanamkan makna “the power of giving”, bersedekah, berbagi dengan orang lain. Kekuatan memberi bukanlah isapan jempol belaka. Semakin banyak Anda memberi, maka akan semakin banyak pula Anda menerima.

2.4. Tantangan yang dihadapi Hamzah Izzulhaq
            Ketika Hamzah mulai menekuni bisnisnya secara serius ketika beranjak remaja dan duduk di bangku kelas 1 SMA. Ia berjualan pulsa dan buku sekolah setiap pergantian semester. Uang jerih payah dari hasil penjualan pulsa dan keuntungan buku kemudian ditabungnya. Sebagian dipakai untuk membuka konter pulsa dimana bagian operasional diserahkan kepada teman SMP-nya sementara Hamzah hanya menaruh modal saja. Sayangnya, bisnis itu tak berjalan lancar. Omzet yang didapat sering kali dipakai tanpa sepengetahuan dan seizin Hamzah. Voucher pulsapun juga sering dikonsumsi secara pribadi. Dengan kerugian yang diteriman, Hamzah akhirnya memutuskan untuk menutup usaha yang hanya berjalan selama kurang lebih 3 bulan itu.
Bermodal sisa tabungan di bank, Hamzah mulai berjualan pulsa kembali. Beberapa bulan kemudian, tepatnya ketika ia kelas 2 SMA, Hamzah membeli alat mesin pin. Hal itu nekat dilakoninya karena ia melihat peluang usaha di sekolahnya yang sering mengadakan sejumlah acara seperti pentas seni, OSIS dan lainnya, yang biasanya membutuhkan pin serta stiker. Dari acara-acara di sekolah, ia menerima order yang cukup besar. Tapi lagi-lagi ia harus menerima kenyataan merugi lantaran tak menguasai teknik sehingga banyak produk orderan yang gagal cetak dan mesinnya pun rusak.
Menurut Hamzah, dari pengalamannya, berbisnis di usia muda memiliki sejumlah tantangan plus kendala seperti misalnya diremehkan, tidak dipercaya dan lain sebagainya. Hal itu dianggapnya wajar. “Maklum saja, sebab di Indonesia, entrepreneur muda dibawah 20 tahun masih amat langka. Kalau di Amerika usia seperti saya ini mungkin hal yang sangat biasa,” tutupnya.










KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
1.    Pada awalnya kewirausahaan dijumpai dalam dunia bisnis, akan tetapi akhir-akhir ini berkembang dalam berbagai aspek kehidupan.
2.    Kewirausahaan merupakan kemampuan kreatif dan inovatif, jeli melihat peluang dan selalu terbuka untuk setiap masukan dan perubahan yang positif yang mampu membawa bisnis terus bertumbuh.
3.    Kewirausahaan yang berbasis pada ekonomi rakyat ternyata mampu bertahan dalam situasi yang sulit.
4.    Kiat-kiat sukses dalam berwirausaha menurut Hamzah Izzulhaq, yaitu: Pertama, memperbaiki hubungan dan kualitas komunitas atau lingkungan kita. Kedua, bagi anda yang ingin memulai bisnis, janganlah memulai dari nol!. Ketiga, Jangan NATO (No Action Talk Only). Keempat, perbaiki hubungan kualitas kita dengan orang tua dan Tuhan. Kelima, ingat kepada orang lain. Selalu tanamkan makna “the power of giving”, bersedekah, berbagi dengan orang lain.
5.    Menurut Hamzah, dari pengalamannya, berbisnis di usia muda memiliki sejumlah tantangan plus kendala seperti misalnya diremehkan, tidak dipercaya dan lain sebagainya. Hal itu dianggapnya wajar. “Maklum saja, sebab di Indonesia, entrepreneur muda dibawah 20 tahun masih amat langka. Kalau di Amerika usia seperti saya ini mungkin hal yang sangat biasa,”.

Saran
            Sebaiknya anak muda atau mahasiswa jaman sekarang mengikuti jejak para pengusaha muda yang telah sukses di bidangnya pada usia muda dengan mencontoh hal-hal baik dalam menjadi seorang pengusaha dan kiat-kiat untuk mencapai sebuah kesuksesan.




DAFTAR PUSTAKA
Fakta Peluang Usaha. 2016. 5 Tips Bisnis Hamzah Izzulhaq Pengusaha Muda 19 Tahun. http://idemotivasibisnis.blogspot.com/2016/09/5-tips-bisnis-hamzah-izzulhaq-pengusaha-muda-sukses.html. Diakses tanggal 03 Juli 2018.

Nasrullah Yusuf. 2006. Konsep Dasar Kewirausahaan. Direktoriat Pembinaan Kursus dan Kelembagaan Direktoriat Jenderal Pendidikan Non Formal Dan Informal Kementerian Pendidikan Nasional. Jakarta.

Saada, Nur. 2016. Mengembangkan Jiwa Kewirausahaan Sebagai Dasar Menjalankan Usaha. Politeknik Negeri Semarang. Vol. 11 No. 1. Halaman: 25.

Slamet, Franky. 2014. Dasar-Dasar Kewirausahaan: Teori dan Praktik. Jakarta:  Indeks.

Saragih, Rintan. 2017. Membangun Usaha Kreatif, Inovatif, dan Bermanfaat Melalui Penerapan Kewirausahaan Sosial. Jurnal Kewirausahaan. Universitas Methodist Indonesia. Vol.3 No: 2.

Tjahjono, H.K., & Ardi, H. 2008. Kajian Niat Mahasiswa Manajemen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta untuk Menjadi Wirausaha. Utilitas Jurnal Manajemen dan Bisnis, 16(1): 46-47.

Totaltren. 2014. Biografi Hamzah Izzulhaq Pengusaha Muda Sukses. http://www.totaltren.com/2014/10/biografi-hamzah-izzulhaq-pengusaha-muda-sukses.html. Diakses tanggal 03 Juli 2018.

Uzumaki, Andri. 2015. Kisah Entrepreneurship. http://andrisetiawangendon.blogspot.com/2015/04/kisah-entrepreneurship.html. Diakses tanggal 03 Juli 2018.

           



Komentar

Postingan populer dari blog ini

POTENSI DAN PEMANFAATAN KOMODO